Dampak Sosial Narkoba di Masyarakat Lampung
Efek domino penyalahgunaan narkoba telah menyebabkan kerusakan sosial yang signifikan. Data dari Pengadilan Tinggi Agama menunjukkan bahwa 70 persen kasus perceraian di Lampung dipicu oleh faktor ekonomi, dimana sebagian besar disebabkan oleh kepala keluarga yang menjadi pengguna narkoba.
"Dampaknya sangat panjang. Anak-anak menjadi tidak terurus, pendidikan terganggu, dan akhirnya kualitas sumber daya manusia kita menurun," jelas Gubernur Mirza.
Prestasi BNNP Lampung dan Gerakan Lampung Bersinar
Kepala BNNP Lampung, Kombes Pol Sakeus Ginting, mengungkapkan bahwa barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus selama periode Agustus hingga November 2025. Barang bukti ini berasal dari beberapa jaringan peredaran narkotika yang beroperasi di wilayah Lampung.
Lampung dinilai masih menjadi wilayah lintasan strategis sekaligus pasar narkotika karena tingkat daya beli masyarakat yang cukup tinggi. Untuk mengatasi hal ini, BNNP Lampung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat Gerakan Lampung Bersinar (Bersih Narkoba) yang dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung.
BNNP Lampung juga mencatat adanya peningkatan permohonan asesmen penyalahgunaan narkoba, yang menunjukkan bahwa peredaran narkotika telah menjangkau hampir seluruh lapisan masyarakat, termasuk wilayah pedesaan. Sinergi antar pemangku kepentingan menjadi kunci utama untuk menekan laju peredaran narkoba di Provinsi Lampung.
Artikel Terkait
Pendidikan Terkatung-katung: Ratusan Ribu Anak Korban Bencana Ditinggal Negara
Tiga Nyawa Melayang di Warakas, Mulut Berbusa dan Ruam Merah Jadi Petunjuk Awal
Demokrasi Terengah-engah, Ekonomi Merangkak: Potret Retak Pemerintahan Daerah
Dosen Gugat UU, Hak Hidup Layak Dipertaruhkan di Meja Hijau