Banjir Pantura Kaligawe Semarang Masih Belum Surut, Lalu Lintas Lumpuh Total
Banjir di Jalan Pantura Kaligawe, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Jawa Tengah, masih belum surut hingga Sabtu (25/10). Genangan yang sudah memasuki hari keempat ini membuat arus lalu lintas di jalur nasional tersebut lumpuh total.
Kawasan Terparah di Depan RSI Sultan Agung
Kawasan paling parah berada di depan Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung, dengan ketinggian air mencapai 60-80 sentimeter. Jalan utama itu kini hanya bisa dilalui kendaraan besar seperti truk dan bus, sementara mobil kecil dan sepeda motor sama sekali tak disarankan melintas.
Kendaraan Mogok dan Kemacetan Panjang
“Banyak pengendara roda dua dan mobil kecil yang nekat menerobos akhirnya mogok. Bahkan sejumlah truk sampai naik ke median jalan karena jalur sudah tak terlihat tertutup air,” ujar Kapolsek Genuk Kompol Rismanto.
Kemacetan pun menjalar panjang di kedua arah, dipenuhi antrean kendaraan besar yang bergerak sangat lambat. Polisi bersama TNI, relawan, dan BPBD terpaksa menyiagakan perahu untuk membantu evakuasi tenaga kesehatan serta pasien RSI Sultan Agung yang terjebak banjir.
Evakuasi dengan Perahu dan Penyebab Banjir
“Kami sudah menerjunkan perahu untuk evakuasi nakes dan pasien,” kata Rismanto.
Ia menambahkan, genangan sulit surut karena pompa air milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana tidak beroperasi maksimal. Di Rumah Pompa Kali Tenggang, misalnya, hanya dua dari enam pompa yang berfungsi. Kondisi serupa juga terjadi di Rumah Pompa Kali Sringin.
“Kami berharap BBWS bisa segera memaksimalkan pompa-pompa agar air cepat surut,” ujarnya.
Artikel Terkait
Adies Kadir Segera Dilantik sebagai Hakim MK di Hadapan Presiden Prabowo
Main Hakim Sendiri Berujung Buntung: Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka
Persoalan Kertas yang Merenggut Nyawa: Bocah 10 Tahun Bunuh Diri Usai Keluarga Tak Kebagian Bansos
Akhir Tragis Sang Raja Penipuan Online di Perbatasan Myanmar