ARJASA, RadarSitubondo.id - Sejumlah petani terong mengaku resah lantaran harga jualnya hanya laku Rp 1000 perkilo gram (kg).
Harga ini sebenarnya sudah lebih mahal dari bulan sebelumnya yang hanya Rp 700 perkg.
Sutipyo, salah satu petani di Kecamatan Arjasa mengatakan, banyak petani yang mengeluh dengan harga jual terong saat ini.
Menurutnya, jika harga terong terus-terusan turun, maka modal yang dikeluarkan pun bisa habis.
“Bulan lalu terong hanya Rp. 700 perkg. Sekarang Rp. 1000. Ini masih ancaman bagi petani. Jangan-jangan Rp. 1000 ini harganya masih anjlok. Kalau harga normal biasanya Rp. 2500. atau Rp 2 ribu. Kalau di atas seribu masih enak pada petani,” katanya, kemarin (5/2).
Artikel Terkait
Wall Street Beringsut di Tengah Data Tenaga Kerja dan Ketegangan Mahkamah Agung
Ultra Voucher Genjot Ekspansi, Targetkan Integrasi dengan Seluruh EDC BCA pada 2026
Empat Emiten Lepas Status Papan Khusus, Perdagangan Kembali Normal Pekan Depan
Menteri Keuangan Bahas Insentif untuk Merger Tiga Anak Usaha Pertamina