ARJASA, RadarSitubondo.id - Sejumlah petani terong mengaku resah lantaran harga jualnya hanya laku Rp 1000 perkilo gram (kg).
Harga ini sebenarnya sudah lebih mahal dari bulan sebelumnya yang hanya Rp 700 perkg.
Sutipyo, salah satu petani di Kecamatan Arjasa mengatakan, banyak petani yang mengeluh dengan harga jual terong saat ini.
Menurutnya, jika harga terong terus-terusan turun, maka modal yang dikeluarkan pun bisa habis.
“Bulan lalu terong hanya Rp. 700 perkg. Sekarang Rp. 1000. Ini masih ancaman bagi petani. Jangan-jangan Rp. 1000 ini harganya masih anjlok. Kalau harga normal biasanya Rp. 2500. atau Rp 2 ribu. Kalau di atas seribu masih enak pada petani,” katanya, kemarin (5/2).
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 1,62%, Saham Grup Bakrie Terkapar di Akhir Pekan
Saham OILS Melesat, Produsen Minyak Kelapa Ini Ekspor ke Berbagai Negara
Avia Avian Rencanakan Pembagian Dividen Final Rp11 per Saham pada RUPST 2026
IHSG Anjlok 2,61%, Seluruh Sektor Dicat Merah