Pengemudi Ojol Laporkan Penganiayaan, Polresta Sleman Turun Tangan
Sebuah unjuk rasa damai dilakukan oleh sejumlah pengemudi ojek online di Mapolresta Sleman pada Senin malam. Aksi ini bertujuan untuk mendampingi rekan mereka yang menjadi korban penganiayaan dalam proses pelaporan resmi.
Video yang viral di berbagai platform media sosial menunjukkan puluhan pengemudi ojol memadati halaman kantor polisi tersebut. Kehadiran massa dalam jumlah yang cukup besar ini menarik perhatian publik.
Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, secara resmi mengonfirmasi kejadian ini. Menurut penjelasannya, kedatangan para pengemudi tersebut murni untuk memberikan dukungan moral kepada korban selama proses hukum berlangsung di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
"Tim Satreskrim Polresta Sleman telah mengambil alih penyelidikan kasus ini," tegas Salamun. Ia menambahkan bahwa proses olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) masih terus dilakukan untuk mengungkap kronologi sebenarnya.
Meskipun detail lengkap mengenai insiden penganiayaan masih ditelusuri, pihak kepolisian memastikan penyidikan berjalan intensif. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi kebenarannya.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI di Munas ke-16
Mentan Proyeksikan Stok Beras Nasional Tembus 5 Juta Ton, Dorong Hilirisasi Inovasi Kampus
Remaja 14 Tahun Hilang di Hutan Mamuju, Pencarian Gabungan Masih Berlangsung
Truk Skylift Dinas Perhubungan Gianyar Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting