Warga Kaliabang Bahagia Keluhkan Debu Hitam, DLH Kota Bekasi Tunggu Hasil Uji Lab
Keluhan mengenai polusi debu hitam kembali muncul dari warga di wilayah Kaliabang Bahagia, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Bekasi. Warga melaporkan bahwa partikel hitam tersebut menempel di berbagai permukaan rumah, termasuk lantai dan perabotan rumah tangga.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Kiswatiningsih, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut. Saat ini, DLH masih menunggu hasil pengujian sampel dari tim di lapangan sebelum dapat memberikan pernyataan resmi lebih lanjut mengenai sumber dan jenis partikel hitam tersebut.
Dampak Debu Hitam pada Kehidupan Sehari-hari Warga
Menurut pengakuan Saepudin, Ketua RT 001 RW 004, keluhan warga sudah sangat serius. Debu hitam yang muncul bukanlah partikel halus, tetapi butiran kasar seperti pasir yang sulit dibersihkan. Aktivitas pembersihan rumah menjadi sia-sia karena debu akan kembali menempel dalam waktu singkat, terutama pada pagi hari.
Kejadian ini disebutkan bukanlah insiden pertama. Warga mencatat bahwa masalah serupa telah terjadi secara berulang hampir setiap tahun, dengan tingkat keparahan yang terus meningkat. Kondisi ini menyebabkan ketidaknyamanan dan kekhawatiran akan dampak kesehatan.
Respons Pemerintah dan Dugaan Sumber Polusi
Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PDI Perjuangan, Arif Rahman Hakim, telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi. Dalam pernyataannya, Arif menyoroti bahwa perusahaan tertentu yang diduga sebagai sumber polusi telah beberapa kali terlibat dalam masalah lingkungan serupa.
Arif mengkritik respons DLH Kota Bekasi yang dinilai kurang tegas dalam menangani permasalahan ini. Menurutnya, meskipun telah dilakukan dokumentasi dan pengawasan sebelumnya, belum ada tindakan nyata yang efektif untuk menyelesaikan masalah polusi debu hitam ini secara tuntas.
Hingga saat ini, masyarakat masih menunggu tindakan konkret dari pihak berwenang untuk mengidentifikasi sumber polusi dan memberikan solusi permanen terhadap masalah lingkungan yang telah berlangsung bertahun-tahun ini.
Artikel Terkait
Persib Dikabarkan Intip Kiper Belanda Ronald Koeman Jr.
Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Sukabumi, Dirasakan di Piru
Menag Umar Sampaikan Ucapan dan Harapan Damai di Tahun Baru Imlek 2577
BEI Libur Dua Hari, Investor Disarankan Manfaatkan Waktu untuk Evaluasi Portofolio