Tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian korban tanah longsor di wilayah Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada hari Minggu. Operasi penyelamatan memasuki hari keempat dengan tantangan yang semakin kompleks.
Pencarian korban longsor di Cilacap ini menghadapi kendala signifikan akibat cuaca ekstrem. Hujan deras yang melanda pada Sabtu malam memicu banjir bandang di area lokasi bencana. Kondisi ini memperparah medan pencarian, merusak akses jalan, serta menggenangi sejumlah rumah penduduk.
Untuk mengatasi tantangan tersebut dan mempercepat proses evakuasi, tim penanggulangan bencana melakukan penambahan alat berat. Jumlah unit ekskavator yang diterjunkan ditingkatkan secara signifikan dari sebelumnya 10 unit menjadi 21 unit pada hari keempat operasi.
Pada hari yang sama, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, melakukan kunjungan dan peninjauan langsung ke lokasi kejadian longsor di Majenang. Kedatangan gubernur ini memberikan perhatian lebih terhadap proses tanggap darurat bencana alam di wilayah tersebut.
Meskipun kondisi cuaca kurang mendukung, upaya Tim SAR gabungan membuahkan hasil dengan ditemukannya satu korban lagi. Dengan penemuan terbaru ini, total korban yang berhasil dievakuasi mencapai sembilan orang, sementara sebelas warga lainnya masih dinyatakan dalam status hilang dan terus dilakukan pencarian.
Artikel Terkait
Israel, AS, dan Lebanon Tandatangani Rancangan Perdamaian Trilateral Akhir Konflik di Perbatasan Selatan
Refleksi Guru Dinilai Lebih Bermakna Daripada Sekadar Evaluasi Kinerja untuk Dorong Pertumbuhan Sekolah
AC Milan Sepakati Transfer Gonçalo Ramos dari PSG dengan Nilai Lebih dari 50 Juta Euro
Polisi Tangkap Pria Penganiaya Caddy Golf di Tangerang, Sembunyi di Lampung