Warga Desa Grinting, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, digegerkan oleh aksi pembongkaran makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat. Bukan sekali, makam yang sama dilaporkan telah digali sebanyak dua kali oleh orang tak dikenal dalam dua hari berturut-turut.
Kejadian pertama terungkap pada Rabu (24/6) pagi. Saat itu, warga mendapati tanah di atas makam dalam kondisi berlubang, meninggalkan bekas galian. Keesokan harinya, Kamis (25/6), pemandangan serupa kembali ditemukan di lokasi yang persis sama. Kecurigaan pun mengarah pada satu pelaku yang sama.
"Rabu pagi pertama ditemukan kondisi berlubang dengan bekas galian. Kemudian hari ini juga ada bekas penggalian baru," ujar Wiryono (52), warga setempat, kepada wartawan, Kamis (25/6/2026).
Peristiwa ini memicu keresahan di kalangan warga. Mereka menduga pelaku memiliki motif tertentu yang berkaitan dengan praktik di luar nalar sehat. Kekhawatiran utama yang berkembang di masyarakat adalah bahwa penggalian itu dilakukan untuk mengambil kain kafan, khususnya tali kafan, guna memenuhi syarat ritual yang dianggap sesat.
"Kalau warga mencurigai pelaku mau mengambil tali kafan. Biasanya untuk ritual sesat," kata Wiryono.
Kapolsek Bulakamba, AKP Afandi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya telah turun tangan dan saat ini kasus itu masih dalam tahap penyelidikan. Polisi berupaya mengungkap identitas pelaku serta alasan di balik aksi penggalian makam yang meresahkan itu.
"Kejadian semalam dan diketahui tadi pagi. Saat ini dalam penyelidikan," ujar Afandi.
Artikel Terkait
Swiss Kirim Tim Penyelamat dan 18 Ton Peralatan ke Venezuela Pasca Gempa Kembar Tewaskan 164 Orang
KPK Periksa Tiga Notaris untuk Lacak Aset Tersangka Pemerasan Sertifikat K3 di Kemnaker
Kepala Staf Kepresidenan Jenguk Korban Penyekapan di Bandung, Pastikan Negara Hadir Penuh
Kemenko PM Resmikan Percontohan Kawasan Pemberdayaan Berbasis Ekspor di Banyumas untuk Tekan Kemiskinan