Wali Kota Gorontalo Pimpin Ribuan ASN Demo Bank SulutGo, Tuntut Pengembalian Aset dan Saham Rp35 Miliar
Sebuah aksi unjuk rasa besar-besaran terjadi di Kota Gorontalo. Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo turun ke jalan pada Kamis, 13 November 2025. Yang mengejutkan, aksi demonstrasi ini dipimpin secara langsung oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.
Massa aksi bergerak dari Kantor Wali Kota menuju ke gedung Kantor Bank Sulawesi Utara-Gorontalo (SulutGo) Cabang Gorontalo. Aksi ini merupakan bentuk protes atas pemutusan hubungan kerja sama antara Bank SulutGo dan Pemkot Gorontalo yang terjadi beberapa bulan sebelumnya.
Dua Tuntutan Utama dalam Demo Bank SulutGo
Dalam orasinya, para pengunjuk rasa menyampaikan dua tuntutan pokok kepada manajemen Bank SulutGo. Tuntutan pertama adalah permintaan untuk mengosongkan dan mengembalikan aset tanah yang saat ini ditempati oleh kantor Bank SulutGo. Alasannya, tanah tersebut merupakan aset milik Pemerintah Daerah Kota Gorontalo.
Tuntutan kedua tidak kalah penting, yaitu pengembalian dana modal saham Pemkot Gorontalo yang mencapai nilai Rp35 miliar. Dana sebesar itu sebelumnya telah ditanamkan Pemerintah Kota di bank tersebut.
Penyebab Pemutusan Kerja Sama dan Penarikan Saham
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, memberikan penjelasan mendetail di balik aksi protes ini. Menurutnya, keputusan untuk memutus kerja sama dan menarik saham berawal dari kekecewaan Pemkot Gorontalo. Kekecewaan itu muncul karena Pemerintah Kota tidak memperoleh kursi sebagai Komisaris maupun Direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar beberapa waktu lalu.
Padahal, seperti diungkapkan Adhan, Gorontalo termasuk sebagai salah satu pemegang saham terbesar di Bank SulutGo yang berkantor pusat di Manado, Sulawesi Utara. Ia juga menambahkan bahwa penarikan saham terpaksa dilakukan karena dana Rp35 miliar tersebut rencananya akan dialokasikan ulang untuk membiayai pembangunan Kantor Wali Kota Gorontalo yang baru.
Respons Bank SulutGo atas Aksi Demonstrasi
Menanggapi gelombang protes ini, Kepala Kantor Bank SulutGo Cabang Gorontalo, Rusdiyanto Katili, menyampaikan responsnya. Rusdiyanto menyatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan jajaran direksi bank untuk mencari solusi terbaik terkait tuntutan yang diajukan oleh Pemkot Gorontalo dan ribuan ASN.
Para pengunjuk rasa memberikan ultimatum. Mereka mengancam akan kembali menggelar aksi demonstrasi dengan jumlah massa yang lebih besar jika dua tuntutan utama mereka, yaitu pengembalian aset tanah dan modal saham senilai Rp35 miliar, tidak dipenuhi oleh pihak Bank SulutGo.
Artikel Terkait
Messi Tegaskan Hanya akan Tampil di Piala Dunia 2026 Jika Kondisi Fisik 100%
Gol Perdana Marc Guehi Bawa Manchester City Lolos ke Babak Berikutnya Piala FA
Harry Kane Cetak Dua Gol, Bayern Munich Hajar Werder Bremen 3-0
Polisi Tangkap Pengedar Sabu di SPBU Kemang, Sita Tiga Bungkus