Melansir dari kantor berita lokal di Korea Selatan, Yonhap, ketika itu secara tiba-tiba Lee diserang oleh pelaku seorang pria berusia 50 - 60-an tahun yang berada dihadapannya, dia mendekati Lee untuk meminta tanda tangan dan langsung spontan menyerang.
Pelaku menyerang dari sisi kiri Lee dan langsung menikam leher Lee ketika berlangsung sesi tanya jawab dengan para awak media sekira pukul 10.27 waktu setempat. Lee tumbang dan banyak orang-orang disekitarnya bergegas berusaha menolongnya, sebagian lagi menangkap si pelaku.
Pelaku penyerangan Lee langsung diciduk di lokasi kejadian, dan Lee masih dalam keadaan masih sadar, namun pendarahan di bagian lehernya masih menetes d*r*H segar terus berlanjut.
"Menyerang dengan cepat, dan langsung dilumpuhkan, ditangkap di tempat kejadian,” tulis Yonhap.
Hingga kini belum diketahui pasti motif dari si pelaku. Sejumlah media lokal Korsel fokus melaporkan luka yang dialami Lee cukup terbilang serius.
Lee saat itu juga dibawa ke rumah sakit (RS) sekira 20 menit pasca penyerangan.
Korea Selatan memiliki sejarah kekerasan politik yang melibatkan jenis senjata tajam.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: hariankami.com
Artikel Terkait
Iran Tuntut Penarikan Pasukan AS dan Ganti Rugi sebagai Syarat Akhiri Perang
Menteri Iran Tuduh Israel Sensor Dampak Serangan Balasan
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran