Dalam konteks ini, pemimpin Korea Utara memberikan sinyal bahwa organisasi partai yang berurusan dengan Korea Selatan akan mengalami restrukturisasi.
"Pertemuan partai Buruh akhir tahun yang digelar pada Selasa (26/12) bertujuan untuk meninjau kebijakan Korea Utara sepanjang 2023 sekaligus membahas rancangan anggaran tahun depan. Dalam pertemuan itu, disepakati secara bulat enam agenda, termasuk perubahan anggaran dan personel," tulis keterangan KCNA.
Kim Jong-un menegaskan bahwa Korea Utara belum sepenuhnya mencapai rencana pertahanan nasional mereka dan berkomitmen untuk terus menguatkan keamanan negaranya.
Pernyataan ini mencuat dalam konteks ketegangan regional yang semakin meningkat di Semenanjung Korea akibat perluasan kerja sama keamanan antara Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Jepang.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kabarpalu.net
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April