JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-Pemimpin tertinggi Gereja Katolik Paus Fransiskus menyayangkan pesan perdamaian Yesus yang tenggelam oleh "logika perang yang sia-sia" di tanah tempat ia dilahirkan.
Paus menyampaikan pesan perdamaian di Gaza, Palestina saat memimpin Misa Malam Natal, Minggu (24/12). Ia menyebut konflik antara Israel dan Hamas di Gaza merupakan 'perang yang sia-sia'.
Paus menyayangkan pesan perdamaian Yesus yang tenggelam oleh "logika perang yang sia-sia" di tanah tempat ia dilahirkan.
"Malam ini, hati kita ada di Betlehem, di mana Sang Raja Perdamaian sekali lagi diabaikan oleh logika perang yang sia-sia, oleh konflik bersenjata yang bahkan sampai hari ini tidak memungkinkannya untuk mendapatkan tempat di dunia ini," kata Paus Fransiskus, mengutip Reuters.
Dan di kota tempat Yesus dilahirkan, Menteri Pariwisata Palestina, Rula Ma'ayah, mengatakan "Betlehem merayakan Natal dengan penuh kesedihan dan duka karena apa yang terjadi di Gaza dan di seluruh Tepi Barat, di seluruh wilayah Palestina
Artikel Terkait
Iran Tuntut Penarikan Pasukan AS dan Ganti Rugi sebagai Syarat Akhiri Perang
Menteri Iran Tuduh Israel Sensor Dampak Serangan Balasan
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran