Dalam satu hari, Israel meluncurkan berbagai serangan di beberapa wilayah di Israel.
Selain serangan yang menewaskan 5 orang di Lebanon, Israel juga menembakkan sejumlah peluru ke arah kota-kota perbatasan Lebanon pada hari yang sama.
Israel juga menembakan peluru fosfor putih ke Deir Meimas dan Kfar Kila.
Kota Bani Hayan, Aita al-Shaab, Ramiyah, Jabal Blat, Blida, Houla, dan Yohmor juga menjadi sasaran Israel.
Sebuah drone Israel juga menyerang sepeda motor yang melaju dari al-Khardali menuju Kfartibnit.
Malam harinya, jet perang Israel menyerbu kota Aita al-Shaab dan Aitaroun, sementara unit artileri menembaki al-Salhani, Ramiyah, dan Teir Harfa.
Israel dan Hizbullah telah saling serang sejak Hizbullah memutuskan untuk mendukung Hamas sejak 7 Oktober 2023.
Menurut perhitungan Reuters, pertempuran di Lebanon telah menewaskan lebih dari 100 warga sipil dan lebih dari 300 pejuang Hizbullah.
Serangan Israel juga telah menyebabkan tingkat kerusakan di kota-kota dan desa-desa perbatasan Lebanon yang belum pernah terlihat sejak perang Israel-Lebanon tahun 2006.
Meski begitu, Nasrallah berjanji akan membangun kembali rumah-rumah yang hancur akibat serangan Israel.
Sumber: Tribunnews
Artikel Terkait
Iran Tuntut Penarikan Pasukan AS dan Ganti Rugi sebagai Syarat Akhiri Perang
Menteri Iran Tuduh Israel Sensor Dampak Serangan Balasan
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran