Namun menariknya, pihak Korea Selatan juga akui adanya keterlibatan orang dalam (internal) pada kasus pencurian ini.
Alasannya, fakta mengatakan bahwa akses para insinyur Indonesia terbatas kepada data-data penting.
Oleh sebab itu, pihak Korea Selatan melihat kemungkinan keterlibatan pihak internal.
Baca Juga: Dua Insinyur Indonesia Dituduh Mencuri Data Penting KF-21 Boramae, Begini Nasib Mereka Sekarang
“Karena terbatasnya akses para insinyur ke zona rahasia, penyelidik juga dilaporkan sedang mengkaji kemungkinan adanya pihak internal”, pungkas KBS World.
Sebagai pengingat, Indonesia adalah mitra Korea Selatan satu-satunya pada proyek KF-21 Boramae ini.
“Ide mengembangkan KF-21 Boramae disampaikan oleh mendiang Presiden Kim Dae Jung pada 2001 silam.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: zonajakarta.com
Artikel Terkait
Iran Tuntut Penarikan Pasukan AS dan Ganti Rugi sebagai Syarat Akhiri Perang
Menteri Iran Tuduh Israel Sensor Dampak Serangan Balasan
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran