Hal tersebut membuat warga Mediterania merasa kecewa, namun mereka bisa memahami alasan di balik itu semua.
Apalagi, KAAN merupakan jet tempur generasi kelima yang benar-benar diproduksi sendiri oleh Turki.
Sehingga meski sudah ada tanda-tanda persetujuan dari Amerika Serikat, keberadaan F-35 seolah menjadi tak penting lagi.
Turki sendiri memang berniat ingin mempercepat launching dan produksi massal KAAN karena sempat dikecewakan Amerika Serikat terkait penolakan akuisisi F-35.
Dicoretnya Turki dari proyek pengembangan F-35 dipicu oleh pembelian sistem pertahanan udara S-400 dari Rusia.
Pembelian S-400 disebut-sebut akan dimanfaatkan Rusia untuk meminta bocoran spesifikasi F-35 yang diduga kuat akan ditiru oleh jet tempur buatan Negeri Tirai Besi.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: zonajakarta.com
Artikel Terkait
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri