Sebelumnya, televisi pemerintah Yordania mengutip Muhannad Mubaidin, juru bicara pemerintah Yordania, yang mengatakan serangan itu terjadi di luar kerajaan di seberang perbatasan Suriah.
Kematian tersebut merupakan kematian pertama tentara AS di Timur Tengah sejak perang Israel di Gaza dimulai pada 7 Oktober.
Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut, di mana Israel melanjutkan perangnya di Gaza sebagai tanggapan atas serangan kelompok Palestina Hamas di Israel selatan yang menewaskan sedikitnya 1.139 orang, menurut pihak berwenang Israel.
Baca Juga: Yordania Kutuk Pembakaran Al Quran yang Terjadi di Den Haag Belanda
Serangan Israel selanjutnya di Gaza telah menewaskan lebih dari 26.400 orang, menurut pejabat Palestina di wilayah yang terkepung.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sinarharapan.co
Artikel Terkait
Rusia Klaim Tumbangkan F-16 Ukraina dengan Rudal S-300
AS Desak Warganya Tinggalkan Venezuela, Waspadai Perburuan Pasca Penangkapan Maduro
AS Desak Warganya Tinggalkan Venezuela, Situasi Keamanan Dinilai Memuncak
Latihan Militer Tiga Negara di Afrika Selatan: Sinyal di Tengah Gejolak Global