Selain itu, rudal itu juga memiliki hulu ledak tandem dan mengandalkan inframerah.
Rudal itu mampu membuat IDF ketakutan, sebab Iran sendiri termasuk negara dengan senjata udara cukup kuat.
Berbagai macam rudal yang diproduksi juga memiliki jarak jangkauan yang luas dan mampu melesat dengan cepat.
Penyerangan yang dilakukan Hizbullah bukanlah hal kecil sebab milisi tersebut mampu menembakkan rudal dan roket dengan jumlah yang banyak dalam satu hari.
Di samping itu, serangan yang dilakukan oleh Hizbullah kali ini mungkin bisa dikatakan semakin ganas akibat IDF yang juga belum mundur dari Gaza.
Bahkan, Hizbullah masih terus menyerang IDF walaupun pasukan zionis tersebut juga sudah menembakkan berbagai macam senjata udara ke Lebanon.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: malang.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
AS Desak Warganya Tinggalkan Venezuela, Situasi Keamanan Dinilai Memuncak
Latihan Militer Tiga Negara di Afrika Selatan: Sinyal di Tengah Gejolak Global
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu