Terkait pemblokiran tersebut telah meliputi larangan seluruhnya untuk berlabuh di pelabuhan yang berada di seluruh Malaysia.
Baca Juga: Hamas Tolak Usulan Gencatan Senjata Israel, Kok Bisa?
Sebelumnya dari pihak Kabinet pertama kali telah mengijinkan kapal-kapal ZIM untuk berlabuh di Pelabuhan yang ada di seluruh Malaysia pada tahun 2002 lalu.
"Namun, pemerintah saat ini memutuskan untuk mencabut semua keputusan kabinet sebelumnya," terang Anwar, seperti diberitakan The Straits Times, Rabu.
Anwar telah menegaskan, Kementerian Perhubungan akan segera mengambil Langkah dengan memberlakukan larangan permanen terhadap peruhaan-perushaan asal Israel tersebut.
Baca Juga: WHO Beri Peringatan Terkait Penularan Covid-19 Varian JN.1 yang Telah Menyebar di DKI
Tidak sampai di situ saja, Malaysia juga telah berencana untuk melarang semua kapal menuju Israel untuk membongkar muatannya di Pelabuhan.
“Kedua larangan ini akan segera diberlakukan,” tegas Anwar.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: pilihanindonesia.com
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April