DKLIKNEWS - Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Selasa mengumumkan beragam langkah mulai dari mengatur waktu pemakaian perangkat bagi anak-anak hingga meningkatkan pembayaran cuti orang tua dalam upaya untuk menghidupkan kembali mandat kedua yang dirusak oleh ketidakpopulerannya dan reformasi yang diperebutkan.
Dalam konferensi pers yang jarang terjadi dan memakan waktu lama, Macron memusatkan perhatian pada kekhawatiran pemilih sehari-hari, termasuk sekolah dan biaya hidup, menegaskan bahwa ia ingin membuka lembaran baru mengenai reformasi pensiun dan imigrasi yang diperebutkan tahun lalu.
“Prancis akan lebih kuat dalam dunia yang penuh gejolak ini jika kita lebih bersatu,” katanya. “Saya yakin bahwa kami memiliki semua aset yang kami perlukan untuk sukses.”
Baca Juga: Perancis Mendeteksi Flu Burung Di Peternakan Bebek Yang Divaksinasi
Artikel Terkait
Trump Klaim Hanya Moralitas Pribadi yang Bisa Menghentikannya
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri