Sidang hari kedua di Mahkamah Internasional mendengarkan pembelaan Israel atas kejahatan genosida sebagaimana dituduhkan oleh Afrika Selatan.
Pembelaan Israel ini menjadi sanggahan mereka, setelah pada sidang perdana secara panjang lebar Afrika Selatan menyampaikan serangkaian bukti dan argumentasi tentang kejahatan genosida di Perang Gaza.
Melalui sidang pembelaan Israel yang dilakukan pada hari Jumat, perwakilan mereka yang dipimpin oleh pengacara dan akademisi Inggris, Malcolm Shaw, memberikan argumen bahwa permohonan Afrika Selatan mendelegitimasi tindakan militer Tel Aviv di Gaza.
Mereka juga mengatakan bahwa dengan menuduh Israel melakukan genosida, Pretoria telah mengecilkan makna kejahatan tersebut.
Berikut beberapa argumen utama Israel dan apakah argumen tersebut bisa dipertahankan?
Artikel Terkait
Rapat Rahasia di Doha: Kepingan Rencana Transisi Venezuela Tanpa Maduro
Iran Siaga Penuh, Israel Kirim Pesan Rahasia: Ketegangan yang Tak Kunjung Reda
Pesan Rahasia Trump ke CEO Minyak: Bersiaplah Sebelum Serangan ke Venezuela
Siulan Maut di Malam Venezuela: Kisah Prajurit yang Terpental oleh Ledakan