Arkeolog internasional melakukan penggalian dan menemukan sisa-sisa tembok besar yang berfungsi sebagai benteng mengelilingi Oasis dari jaman perunggu.
Baca Juga: Bentrok Dua Kelompok Remaja, Diduga Geng Motor, Satu Orang Tewas
IFL Science melaporkan temuan situs arkeologi penting yang akan mengungkap sejarah wilayah Arab Saudi pra Islam dari zaman perunggu melalui pengungkapan benteng Oasis di Khaybar.
Benteng berupa tembok besar tersebut, kini lokasinya berada di bawah tanah. Terbuat dari bongkahan batu dengan tebal antara 1,7 sampai 2,4 meter, dan tinggi 5 meter.
Arkeolog mengungkapkan, tembok besar yang berfungsi sebagai benteng ini merupakan yang terbesar dan tidak diketemukan di tempat lain setelah Arab Saudi memasuki peradaban Islam.
Baca Juga: Sungai Cikapundung Meluap, Kota Bandung Diterjang Banjir, Ratusan Warga Terpaksa Diungsikan
IFL Science melaporkan, Jumat 11 Januari 2024, sebagian besar tembok itu telah rusak dan hancur. Namun masih menyisakan sebagian lain yang bisa bertahan sampai saat ini dan terlihat setelah melalui penggalian.
Bagi arekologi, ini merupakan temuan penting kedua selama penelitian mengenai tembok besar yang berfungsi sebagai benteng untuk melindungi Oasis.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: cirebonraya.com
Artikel Terkait
Iran Tuntut Penarikan Pasukan AS dan Ganti Rugi sebagai Syarat Akhiri Perang
Menteri Iran Tuduh Israel Sensor Dampak Serangan Balasan
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran