Mahfud bilang, keputusan untuk membiarkan kadernya ditangkap justru bisa jadi langkah politik cerdas bagi Gerindra. “Ini kesempatan Gerindra menghimpun dukungan masyarakat. Biarin aja meskipun anak buah saya. Tidak ada urusan, ambil saja kalau korupsi,” ucapnya.
Ia juga menyinggung soal kekuasaan presiden. Prabowo, menurutnya, bisa saja dengan gampang meminta penundaan atau bahkan menghalangi operasi KPK. Tapi pilihan itu tidak diambil.
“Kalau mau dilindungi kan gampang saja presiden halangi,” katanya.
Komentar ini langsung ramai. Muncul di saat yang tepat, ketika kepercayaan publik terhadap pemberantasan korupsi lagi di ujung tanduk. Pernyataan Mahfud seperti angin segar, sekaligus pengingat akan praktik lama yang seharusnya sudah ditinggalkan.
Artikel Terkait
Wali Kota Madiun Ditahan KPK, Dugaan Suap Proyek dan CSR Palsu
DPR Soroti Dua Kepala Daerah Tertangkap KPK: Ini Tamparan Keras bagi Otonomi Daerah
Delapan Tersangka Kasus Pati Tiba di Jakarta Setelah Penerbangan Tertunda
Koruptor! Teriak Warga Sambut Bupati Pati Digelandang KPK Usai Diperiksa 24 Jam