[Ilustrasi: Aizzudin Abdurrahman alias Gus Aiz]
KPK punya alasan kuat memanggil petinggi PBNU, Aizzudin Abdurrahman. Dugaan mereka, ada aliran dana yang mengalir ke dirinya terkait kasus kuota haji. Gus Aiz begitu ia biasa disapa memang sudah memenuhi panggilan penyidik pada Selasa lalu, diperiksa sebagai saksi.
“Ada dugaan aliran kepada yang bersangkutan,” ucap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta.
Pernyataan itu disampaikannya dengan cukup lugas. Intinya, pemeriksaan ini bagian dari upaya mengusut tuntas kasus korupsi penentuan kuota haji di Kemenag untuk periode 2023-2024. Mereka ingin tahu motif, proses, dan mekanisme aliran uang yang diduga terjadi.
“Ini didalami maksudnya seperti apa, tujuannya untuk apa, kemudian bagaimana proses dan mekanisme aliran uang itu bisa terjadi,” jelas Budi.
Lalu, apakah dana itu mengalir ke institusi PBNU? Pertanyaan ini dijawab dengan hati-hati. KPK, untuk saat ini, masih fokus menelusuri kaitannya dengan Aizzudin secara pribadi. “Saat ini masih terkait dengan yang bersangkutan,” tegas Budi, tanpa mau memperluas spekulasi.
Artikel Terkait
KPK Bergerak Serentak: Jakarta dan Banjarmasin Diguncang OTT
Di Balik Penampilan Prima Jokowi, Tradisi Hukum Kuno yang Masih Membayangi
Jaringan Judi Online Berbasis Kamboja Dibongkar dari Kamar Kos Palembang
Desakan Keras: Aparat Hukum Didorong Periksa Jokowi Terkait Dua Kasus Besar