Pertemuannya dengan Ressa, kata Iis, benar-benar tak direncanakan. Saat itu, usai menemui Shella, ia berjalan menuju ballroom bersama suami Shella dan Carren Delano. Di tengah jalan, mereka berpapasan dengan Ressa.
"Saya berpikir ketemu Shella dulu, karena after fashion show pasti crowded dan saya harus buru-buru untuk nengok Inul kebetulan dia sakit. Setelah ketemu Shella saya mau ke venue, ke ballroom barengan sama suaminya Shella dan Carren, terus ditengah jalan pas mau ke venue ada Ressa disitu lagi jalan," ungkapnya.
Rasa empatilah yang membuatnya menghampiri Ressa. Sebagai sesama ibu dan juga rekan kerja Denada, Iis merasa tersentuh dengan kabar yang beredar.
"Saya menghampiri itu karena rasa empati saya, seluruh Indonesia kan tau ya kabar ini apalagi Dena kan teman bekerja saya gitu. Jadi saya mendekati dia, karena empati saya sebagai seorang ibu dan seorang anak," lanjutnya.
"Sebelum saya ngomong, suami shella ngasih wejangan dan saya nyambungin sambil ngelus-ngelus," sambung Iis menggambarkan adegan saat itu.
Ia membantah sama sekali ada unsur intimidasi. Malah, kata Iis, ia berusaha membesarkan hati Ressa yang saat itu sedang banyak mendapat pekerjaan di dunia hiburan. "Kalian tau sendirilah hati saya gak bisa kalau hal-hal yang kayak gitu gampang iba, gampang menyentuh, dan yang katanya meneror dan mengintimidasi itu sama sekali enggak ada. Malah saya membesarkan hatinya karena sekarang dia banyak banget pekerjaan di dunia entertaint," tegasnya.
Iis mengaku hanya memberikan semangat dan doa. Ia pun mengingatkan bahwa urusan rumah tangga Ressa dan Denada adalah ranah privat yang tak sepatutnya dicampuri.
"Saya bilang 'kamu Alhamdulillah sekarang banyak berkah, mudah-mudahan kita semua berdoa hal baik yang akan terjadi, sabar mungkin suatu saat nanti entah kapan itu kita berharap semua masalahnya selesai dan berjalan baik'," ujarnya menirukan perkataannya kala itu.
"Gaada sedikitpun saya mau ikut campur dan saya enggak mau ikut campur. Karena saya tau ini adalah area privasi, area keluarga, kita sebagai teman itu cuma bisa mendoakan itu saja jangan salah mengerti," pungkas Iis.
Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar semua masalah cepat selesai dan mengedepankan perdamaian. "Jadi semoga semuanya baik-baik, semoga semuanya cepat selesai, salam damai selalu ya mas," tutupnya.
Artikel Terkait
Duka Menyelimuti Apoy Wali, Sang Ayah Berpulang di Bogor
Prilly Latuconsina Beri Penjelasan Usai Open to Work-nya Picu Sorotan
Afgan Buka Suara soal Peran Baru di Film Tunggu Aku Sukses Nanti
Denada Akui Ressa, Tapi Gugatan Rp 7 Miliar Tak Surut