Alhasil, ia justru terlihat aktif. Berkonten, mengisi seminar, menyuarakan dukungan untuk healing dan self-love. Tapi di balik itu, ada sesuatu yang ternyata tertahan.
Marshanda membandingkan keadaan hatinya sekarang dengan sikapnya di masa lalu. Rasanya seperti baru mengalami duka karena diagnosis tersebut. "Ca kaya baru saja grieving krn dapet diagnosa bipolar. Baru sedih, baru patah hatinya sekarang, literally detik ini. Mungkin ca denial 17 tahun terakhir, deep in my heart ca gmau trima ca di diagnosa bipolar," katanya dengan jujur.
Namun begitu, sebagai ibu satu anak, ia mencoba mencari secercah cahaya. Mungkin kesadaran yang datang terlambat ini justru sebuah awal yang lebih baik. "I know 17 yrs is a long time to finally realize what is goin on with me. Although its sad maybe its a good thing that I am finally taking it in with more depth, deeper than before," pungkasnya.
Unggahan itu pun ramai dapat dukungan. Banyak penggemar yang menyemangati.
Tanggapan hangat itu seperti pengingat bahwa di balik layar, ada banyak orang yang turut merasakan dan mendukung langkahnya.
Artikel Terkait
Dari Lari 10K ke Maraton: Raffi Ahmad Ungkap Titik Balik Hidupnya
Ratih Puspita Dewi Ungkap Luka 24 Tahun Asuh Ressa, Denada Tak Pernah Sekali Tanya Kabar
Bukti Nikah Siri Jadi Syarat Kunci Damai Insanul Fahmi dengan Istri Sah
Kalung Rp 240 Juta dari Maia Estianty yang Bersinar di Leher Syifa Hadju