Di tengah sorotan yang tak pernah benar-benar redup, Luna Maya justru menemukan ketenangannya sendiri. Bagi artis sekaliber dia, kehidupan rumah tangga yang minim drama bukanlah sebuah keberuntungan, melainkan sesuatu yang dibangun dengan sengaja. Dibutuhkan sikap dan kesadaran dari kedua belah pihak, begitu katanya.
Kini, Luna mengaku lebih menikmati fase hidup yang sedang dijalaninya. Ia tak lagi memusingkan tuntutan atau ekspektasi berlebihan, baik dari dalam dirinya sendiri maupun dari lingkungan sekitar yang kerap menyoroti.
Sebagai figur publik, tentu saja kehidupan pribadinya tak lepas dari perhatian. Tapi Luna punya caranya sendiri. Ia memilih untuk tidak menjadikan sorotan itu sebagai beban yang memberatkan langkah pernikahannya.
"Yang penting dijalani saja dengan santai, dinikmati, tidak perlu terlalu banyak tekanan," ujar Luna saat ditemui di Jakarta, Minggu lalu.
Dari pengalamannya, salah satu kunci utamanya adalah komunikasi. Ia dan pasangan berusaha saling memahami kesibukan masing-masing. Menuntut secara berlebihan? Itu bukan gaya mereka.
Namun begitu, jalan memang tak selalu mulus. Perbedaan ritme kerja sempat memunculkan rasa cemburu di antara mereka. Luna mengakui hal itu dengan jujur. Tapi ia melihatnya sebagai bagian alami dari proses adaptasi, sesuatu yang harus dihadapi bersama.
"Cemburu itu ada, tapi wajar," katanya. "Yang penting bagaimana menyikapinya."
Menurut Luna, semua ini bermuara pada kedewasaan berpikir. Ketika seseorang sudah matang, ia tak lagi memaksakan segala hal berjalan sempurna sesuai skenario. Hidup jadi lebih cair.
Artikel Terkait
Dahlia Poland Relakan Anak demi Cinta yang Tak Sempurna
Luna Maya Ungkap Rahasia Kehangatan Rumah Tangga Bersama Maxime Bouttier
Reza Gladys Lepas dari Drama Hukum, Kini Seru-seruan Parodi Roby Tremonti
Aurelie Moeremans Buka Luka Masa Lalu, Luncurkan Buku untuk Lawan Child Grooming