Begitu penjelasan Dedy, yang dikutip dari Tribunnews. Dia melanjutkan, aturan itu memang memperbolehkan poligami dengan syarat sang suami mampu baik secara materi maupun mental untuk berbuat adil.
Namun begitu, Dedy menegaskan bahwa jika keadilan itu mustahil diwujudkan, maka memiliki satu istri saja jauh lebih baik. "Namun jika tidak bisa berlaku adil, maka satu istri itu jauh lebih baik dan lebih bagus," tegasnya.
Lebih jauh, Dedy mengungkapkan bahwa Insan sejak awal berusaha tidak memperkeruh keadaan. Itu mungkin yang mendasari pernyataan kontroversial Insan di media, yang merayu kedua perempuan dengan mengatakan 'i love you Mawa. I love you Inara juga'.
Jadi, begitulah situasinya. Insanul Fahmi terlihat bertekad mempertahankan Inara Rusli dan Wardatina Mawa. Lewat keterangan kuasa hukum, sikapnya yang ingin menghindari keributan lebih besar pun sedikit terkuak. Drama ini sepertinya masih akan berlanjut.
Artikel Terkait
Pernyataan Ohim Soal Salsha Jadi IRT Picu Polemik di Media Sosial
Devano Berubah Jadi DJ Jamet, Riset Ekstrem Sampai Nyamar ke Klub Malam
Manohara Buka Suara: Trauma Masa Kecil dan Keputusan Tegas Putus Hubungan dengan Ibu
Flashdisk Merah 4 GB yang Mengguncang Kasus Inara Rusli