Ia mengakui kesalahan masa lalu, tapi sekaligus mempertanyakan logika yang dipakai publik sekarang. Menurutnya, setiap orang terutama yang sudah dewasa harus bertanggung jawab penuh atas pilihan hidupnya sendiri. Mencari solusi terbaik untuk masalahnya sendiri pula.
Ada hal lain yang mengusiknya. Virgoun mengaku pernah dapat pesan privat yang menuding ada pihak tertentu yang sengaja mengendalikan opini.
Di akhir curhatannya, ia melontarkan pertanyaan yang terdengar frustasi. Sebuah pertanyaan yang mungkin juga menggambarkan betapa rumitnya situasi ini baginya.
Suasana hatinya jelas: lelah disalahkan, gerah diungkit masa lalu, tapi tetap terikat pada kenyataan bahwa Inara adalah ibu dari anak-anaknya. Sebuah posisi yang sulit, dan ia sepertinya sedang berusaha mencari celah untuk bernapas.
Artikel Terkait
Gugatan Rp 7 Miliar, Ressa Rosano Tuntut Pengakuan sebagai Anak Denada
Iis Dahlia Dituding Memojokkan Ressa di Tengah Kontroversi Denada
Ancaman Pistol Ussama Warnai Kisah Penyerahan Ressa, Anak Denada
Malam Hangat Nostalgia, Padi Reborn Rayakan 28 Tahun dengan Sal Priadi dan Fanny Soegi