"Karena kan mereka juga punya kapabilitas untuk edit, untuk motong, tapi pada akhirnya juga ditayangkan," paparnya.
Lalu ia menyambung, "Artinya kan suara yang kita sampaikan memang mewakili, dan kenapa tidak."
Bagi Wendi, sikapnya itu murni keinginan pribadi sebagai warga negara. Sama seperti orang Indonesia lainnya yang punya suara. Hasilnya, diterima atau tidak, itu urusan nanti.
"Dan terlepas nanti diterima atau tidak, akhirnya jadi berubah atau tidak, pada akhirnya sih kalau gua pribadi hanya berusaha untuk menunjukkan kaki gua ada di mana," tegas komedian itu.
Ia bahkan punya logika sederhana. Kalau ada yang merasa tersinggung dengan sindiran mereka, mungkin itu tanda.
"Kalau merasa tiba-tiba ada yang merasa tersindir, ya berarti ya lu memang melakukan itu," pungkas Wendi dengan nada khasnya.
Artikel Terkait
BELIFT LAB Tegaskan Heeseung Tak Kembali ke ENHYPEN, Fokus Karier Solo
Pejabat USDA Saksikan Finalis MasterChef Olah Salmon Alaska
Juicy Luicy Manggung Dadakan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
CALMA Rilis Single Spesial Happy Birthday untuk Rayakan Ulang Tahun ke-6 BIG Records Asia