IHSG Siap Melaju ke 8.700, Pola Dragonfly Doji Jadi Sinyal Rebound

- Rabu, 17 Desember 2025 | 07:40 WIB
IHSG Siap Melaju ke 8.700, Pola Dragonfly Doji Jadi Sinyal Rebound

IHSG masih menunjukkan sinyal positif. Indeks berpeluang melanjutkan penguatan, bahkan berpotensi bergerak ke area 8.700. Kuncinya ada di level 8.612, yang berhasil dipertahankan sebagai zona demand.

William Hartanto, praktisi pasar modal dan founder WH-Project, melihat kondisi ini dengan optimisme. Dalam risetnya Rabu (17/12/2025), ia menilai sentimen masih terjaga.

"Kondisi IHSG masih baik-baik saja selama di atas 8.612,"

Pernyataan itu disampaikan setelah IHSG ditutup menguat 36,81 poin ke level 8.686,47 pada Selasa lalu. Penguatan ini cukup signifikan, sekitar 0,43 persen.

Di sisi lain, bertahannya indeks di atas level krusial itu menandai fase jenuh jual. Pelemahan tajam yang terjadi pada 11 Desember lalu sepertinya mulai kehabisan tenaga. Secara teknikal, ada sinyal menarik yang terbentuk di chart.

Candlestick hari Selasa membentuk pola dragonfly doji. Bagi para chartist, pola ini sering diartikan sebagai indikasi jenuh jual dan sinyal awal untuk rebound. Artinya, momentum beli bisa muncul kembali.

William punya kesimpulan yang tegas. IHSG dinilai masih dalam posisi menguat, terutama karena berhasil bertahan di zona demand.

"Potensi buy on weakness terbuka selama demand zone masih mampu dipertahankan. Masih terbuka peluang untuk window dressing akhir tahun 2025,"

Nah, terkait peluang saham, beberapa emiten direkomendasikan secara teknikal untuk perdagangan Rabu ini. Rekomendasinya buy semua, dengan target tertentu.

ESSA diincar di rentang Rp710-Rp765. Lalu ada ASRI dengan target Rp180-Rp186. Sedangkan UNVR diproyeksi bisa menuju area Rp2.840-Rp2.900.

Jadi, meski ada koreksi sebelumnya, suasana pasar masih cukup hangat untuk dicermati. Level 8.612 tetap jadi patokan utama untuk melihat arah berikutnya.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar