Heboh lagi. Nama Julia Prastini, atau yang lebih dikenal sebagai Jule, kembali memenuhi linimasa. Kali ini, bukan cuma soal keretakan rumah tangganya dengan Na Daehoon yang jadi buah bibir. Tapi lebih dalam lagi: sebuah pengkhianatan terhadap sahabat sendiri.
Semua berawal dari sebuah unggahan di TikTok. Aya, influencer asal Malaysia yang disebut-sebut sahabat dekat Jule, membongkar sebuah rahasia yang menyakitkan. Kekasihnya, seorang pria bernama Yuka, diduga menyimpan nomor Jule dengan nama samaran 'Zakie'.
"Yuka selingkuhi Aya lagi, ini kawan baik aku,"
ucap Aya dalam video yang kini viral itu, suaranya tertahan.
Dengan hati-hati, Aya membeberkan buktinya. Dia mencocokkan nomor di kontak 'Zakie' itu. Hasilnya? Tepat sama dengan nomor telepon Julia Prastini. Sahabatnya sendiri. Wanita yang sering dia ajak curhat dan berbagi cerita itu ternyata terlibat hubungan terlarang dengan pasangan hidupnya.
"Kita kawan baik, sering curhat,"
katanya, mencoba menjelaskan kedekatan yang kini hancur berantakan.
Rasa sakit dan kemarahan jelas terdengar. Tangisnya akhirnya pecah juga. Bayangkan saja, dikhianati oleh dua orang yang paling kamu percaya dalam waktu bersamaan. Persahabatan dan cinta, lenyap dalam sekejap karena ulah orang yang sama.
"Aku sudah anggap kau kawan,"
tambah Aya, suaranya bergetar.
Dan kalimat terakhirnya menusuk. Sebuah sindiran pedas yang langsung merujuk pada kisah lama Jule. "Cukup rumah tanggamu sudah hancur, kau rampas kebahagiaanku," ujarnya. Seolah ingin mengatakan, penderitaan sendiri bukan alasan untuk menyakiti orang lain.
Reaksi netizen? Luar biasa gempar. Banyak yang geram, tak habis pikir. Setelah skandal sebelumnya, Jule justru kembali terlibat kasus serupa. Komentar-komentar pun membanjir, penuh dengan kekecewaan dan rasa tak percaya.
"Sumpah Jule begini lagi?," tulis salah seorang warganet.
"Heran banget sama Jule," sambung yang lain.
Ada juga yang hanya bisa menggeleng, menyimpulkan dengan singkat, "Benar-benar lu Jul."
Drama ini, sekali lagi, menunjukkan betapa rumitnya kehidupan publik di era digital. Sebuah pengkhianatan tak lagi jadi urusan privat, tapi langsung tersaji untuk dikonsumsi jutaan pasang mata. Dan untuk para pelakunya, konsekuensinya datang bukan cuma dari lingkaran terdekat, tapi juga dari publik yang menyaksikan setiap detailnya.
Artikel Terkait
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju
Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Sebut Ahmad Dhani Sahabat dan Kader Gerindra