Jadi, apa yang akan ia lakukan? Luna lebih memilih fokus mengurusi bisnisnya. "Kalau cuma horor lagi, horor lagi, mungkin aku sudahlah dulu deh," ujarnya. "Aku hiatus dulu. Sementara pengin fokusnya di bisnis sama urusan pribadi."
Alasannya sederhana, tapi masuk akal. Luna khawatir publik bosan melihatnya terus-terusan di film yang sama. "Takutnya orang bosan lihat aku di horor terus kan," tuturnya.
Ia juga membantah kalau jadwal syutingnya terlalu padat. Menurut Luna, persepsi itu muncul karena beberapa filmnya tayang berdekatan, padahal proses syutingnya tidak berbarengan.
"Sebenarnya kalau bilang padat, bukan wewenang aku," jelasnya. "Aku syutingnya nggak di tahun yang sama. Cuma filmnya tayang di tahun yang sama, jadi kayaknya padat banget. Ya, it's about time-lah aku memutuskan untuk hiatus dan lebih selektif."
Kini, dengan media miliknya sendiri, TS Media, Luna punya prioritas baru. Ia ingin serius mengembangkan usaha tersebut.
"Pastinya aku pengin TS Media lebih berkembang, lebih maju," pungkas Luna. "Secara karier, ya kita go with the flow aja. Apa yang bisa dikerjakan, kita kerjakan."
Artikel Terkait
Tabung Pink di Apartemen Dharmawangsa: Kematian Lula Lahfah Tetap Jadi Misteri
Irfan Hakim Buka Suara Soal Video yang Dituduh Normalisasi Penelantaran Anak
Ammar Zoni Mohon Tak Dikembalikan ke Nusakambangan Usai Sidang
Sarwendah Diperiksa Polda Terkait Konten TikTok yang Sebar Isu Keluarga