Aura Kasih Pencet Hidung di Depan Kamera: Ini Buktinya Nggak Oplas!

- Kamis, 11 Desember 2025 | 08:40 WIB
Aura Kasih Pencet Hidung di Depan Kamera: Ini Buktinya Nggak Oplas!

Aura Kasih Bantah Operasi Hidung: "Demi Allah, Nggak Ada!"

Penampilan terbaru Aura Kasih belakangan ini memang bikin orang berhenti sejenak. Banyak yang melirik, lalu bertanya-tanya: apa ada yang berubah dari wajahnya? Isu operasi plastik, khususnya di bagian hidung, pun mencuat ke permukaan.

Nah, mendengar kabar itu, Aura sendiri mengaku sempat bingung. Bagaimana tidak, dirinya tiba-tiba dituding telah "mempermak" wajah.

Dengan nada kesal tapi tetap santai, penyanyi asal Bandung itu langsung membantah tegas. Ia sama sekali tak mengakui telah melakukan "oplas".

"Hidung, hidung, hidung. Aku nggak operasi demi Allah ya. Ih nggak ada operasi-operasinya hidung aku mah," ucap Aura, Rabu lalu.

Tak cuma berhenti di kata-kata. Aura lantas menunjukkan bukti langsung di depan kamera. Ia memencet-pencet hidungnya sendiri, seolah ingin meyakinkan semua orang.

"Tuh masih pencetable. Hidung nggak bisa digini-giniin kalau operasi," tuturnya sambil memperagakan.

Sebenarnya, soal perawatan diri, Aura memang punya ritualnya sendiri. Perempuan yang populer lewat lagu "Mari Bercinta" ini ternyata hobi berendam lama. Bukan air biasa, tapi mandi susu, katanya, biar kulit tetap halus.

"Aku cepet, termasuk mandi cepet. Aku dandan cepet. Cuma kalau lagi berendam lama. Iya mandi susu beneran. Biar halus aja kulitnya. Aku tuh kadang minum jamu, susu buat berendam," jelasnya.

Intinya, ia mengaku sangat menjaga penampilan dan bentuk tubuh. Namun, semuanya dilakukan dengan cara alami. Menurut Aura, wajahnya adalah anugerah yang tak boleh diutak-atik.

"Nggak pernah diapa-apain muka demi Allah karena udah hokinya gitu. Kalau kata feng shui gitu ya jangan diapa-apain. Aku kalau muka nggak mau diapa-apain," pungkas ibu satu anak ini.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar