"Itu bukanlah sesuatu yang pernah dipanggil oleh siapa pun kepada saya saat saya tumbuh dewasa. Tidak ada seorang pun dalam hidup saya yang memanggil saya demikian. Jadi, jika seseorang memanggil saya dengan sebutan itu, saya langsung berpikir, 'Anda tidak mengenal saya,'" ungkapnya.
Dengan nada santai, ia sempat berkelakar. Johansson menduga tren memendekkan nama artis ini mungkin terinspirasi dari Jennifer Lopez, yang sukses dengan branding "JLo". Julukan "ScarJo" sendiri mulai ramai digunakan di era yang kurang lebih sama. Namun begitu, ia tetap lebih suka namanya disebut utuh. Baginya, panggilan singkat itu tidak mewakili perjalanan karier panjang yang sudah ia jalani.
Di sisi lain, terlepas dari urusan nama panggilan ini, karier Johansson justru sedang melaju kencang. Setelah hengkang dari Marvel, ia membuktikan jangkauan aktingnya dengan bermain di film arahan Wes Anderson, Asteroid City, dan juga karya Taika Waititi, Jojo Rabbit.
Dan tampaknya, ia belum akan berhenti. Beberapa proyek besar sudah menunggu. Johansson dikonfirmasi akan membintangi sekuel Jurassic World, di mana perannya disebut-sebut akan cukup sentral. Ia juga akan jadi bintang utama The Exorcist versi reboot yang digarap Mike Flanagan.
Belum lagi kabar yang sempat bikin heboh: rumor bahwa ia akan muncul di The Batman Part II. Kalau benar, kita akan melihatnya beradu akting dengan Robert Pattinson dalam lanjutan film Matt Reeves itu. Menarik sekali, bukan?
Artikel Terkait
Dari Luka ke Buku Viral, Aurelie Moeremans Bergerak untuk Hentikan Child Grooming
Tangis Reza Arap dan Pesan Singkat Denny Sumargo di Pemakaman Lula Lahfah
Cover Maira Muthma Bikin Alaina Castillo Terpana: So Good, Oh My!
Di Balik Kemasan Pink, Bahaya Mematikan Gas Whip Pink yang Viral