Erika Carlina Ungkap Dampak Gangguan Kecemasan hingga Rambut Rontok Parah

- Senin, 08 Desember 2025 | 22:20 WIB
Erika Carlina Ungkap Dampak Gangguan Kecemasan hingga Rambut Rontok Parah

Erika Carlina Buka Suara: Perjuangan Melawan Gangguan Kecemasan dan Dampaknya

Di hadapan media, Erika Carlina tak sungkan berbagi pengalaman pribadinya yang cukup berat. Ia mengaku pernah didiagnosis mengidap Generalized Anxiety Disorder (GAD). Singkatnya, ini adalah gangguan kecemasan menyeluruh yang bikin penderitanya diliputi rasa khawatir berlebihan dan terus-menerus, bahkan untuk urusan sehari-hari yang sepele.

Dampaknya ternyata tidak main-main. Menurut Erika, kondisi mentalnya itu sempat sangat mengganggu karirnya. Salah satu efek fisik yang ia alami dan sangat terlihat adalah kebotakan.

"Generalized Anxiety Disorder aku itu sudah di titik aku, mungkin kalian bisa lihat di YouTube aku juga ada, itu kepala aku sempat botak. Botaknya itu besar-besar sampai sini. Dan itu sangat mempengaruhi kerja aku juga,"

ungkapnya dalam sebuah konferensi pers yang diadakan Superb Clinic di Jakarta Selatan, Senin lalu.

Ia melanjutkan, perjalanan penyembuhannya dulu tidak mudah. "Pada saat itu belum ada teknologi seperti ini, jadi memang aku harus konsul ke psikiater. Terus ketemu sama dokter ahli juga. Nggak mudah menyebuhkan penyakit mental illness sebenarnya,"

lanjut Erika dengan jujur.

Namun begitu, kabar baiknya, keadaan Erika sekarang sudah jauh lebih baik. Gangguan kecemasan yang dulu menghantuinya dikatakan sudah sembuh. Dalam kesempatan itu, ia juga diperkenalkan pada sebuah terapi teknologi baru bernama Exomind dari BTL. Teknologi non-invasif ini diklaim bisa meningkatkan kesehatan mental dengan pendekatan ilmiah.

Kehadiran teknologi semacam ini seolah jadi angin segar bagi dunia wellness. Bukan cuma fokus pada kecantikan luar, tapi juga menawarkan solusi untuk keseimbangan batin dan ketajaman pikiran sesuatu yang diusung oleh Superb Clinic.

Erika sendiri tampak tertarik untuk mencoba. "Puji Tuhan-nya sekarang mulai sembuh, sudah membaik, tapi tidak hilang. Mungkin dengan adanya teknologi ini, nanti aku akan coba dan aku akan terapin. Karena memang kan harus dua kali seminggu juga,"

pungkasnya penuh harap.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar