Ria Ricis Ungkap Keprihatinan Usai Tinjau Langsung Daerah Banjir Sumatra

- Minggu, 07 Desember 2025 | 22:40 WIB
Ria Ricis Ungkap Keprihatinan Usai Tinjau Langsung Daerah Banjir Sumatra

Ria Ricis Turun Langsung ke Daerah Banjir Sumatra: "Kondisinya Masih Kritis"

Baru saja kembali dari Sumatra, Ria Ricis tampak lelah namun penuh keprihatinan. Ibu satu anak ini menghabiskan waktu beberapa hari untuk terjun langsung ke wilayah-wilayah yang porak-poranda diterjang banjir bandang. Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat menjadi tiga titik yang ia datangi, menyaksikan sendiri dampak bencana yang melanda.

Menurut sejumlah saksi di lokasi, situasinya jauh dari kata membaik. Hal itu pun diamini oleh Ricis. Saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu malam lalu, ia tak bisa menyembunyikan kesedihannya.

"Alhamdulillah bareng Dompet Dhuafa dan seperti yang kita tahu di sana juga ternyata kondisinya masih amat sangat kritis ya," ucapnya.

Dari perjalanannya itu, ia membawa pulang cerita-cerita pilu. Bukan cuma soal genangan air yang belum surut sepenuhnya, tapi lebih dari itu. Banyak warga yang kehilangan tempat tinggal, bahkan terpaksa berpisah dengan anggota keluarganya.

"Kalau orang-orang bilang sebagian sudah surut, sebagian sudah selesai, memang sudah sebagian. Tapi waktu kita keliling, masih banyak yang rumahnya hanyut, keluarganya hilang," ungkapnya dengan nada berat.

Di sisi lain, akses menuju lokasi bencana jadi tantangan besar. Jalan-jalan terputus, medan yang berat, membuat distribusi bantuan tersendat. Akibatnya, kebutuhan pokok masih sangat sulit didapat, terutama untuk anak-anak.

"Rintangannya jalur darat aja sih," cerita adik Oki Setiana Dewi itu. "Dari turun pesawat, banjirnya sangat sulit dilewati. Kemarin pakai mobil pun susah banget."

Belum lagi soal fasilitas dasar. Listrik padam, air bersih langka. Keadaan ini memperparah kondisi pengungsi yang sudah serba kekurangan.

"Bahkan listrik masih belum ada, air bersih belum ada. Bantuan di daerah yang kita datangin masih amat sangat minim," pungkas Ricis, menekankan betapa daruratnya situasi di lapangan.

Dari laporannya, jelas bahwa pemulihan masih panjang. Bantuan dan perhatian berkelanjutan masih sangat dibutuhkan untuk ribuan warga yang terdampak.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar