Najwa Shihab Menembus Banjir Sumatera, Cerita Haru dari Tengah Puing

- Rabu, 03 Desember 2025 | 21:15 WIB
Najwa Shihab Menembus Banjir Sumatera, Cerita Haru dari Tengah Puing

Lewat akun Instagramnya, Najwa Shihab membagikan cerita pilu dari tengah bencana banjir di Sumatera. Jurnalis dan aktivis itu datang langsung ke lokasi, bersama tim Save the Children, untuk melihat dan membantu para korban. Situasinya masih suram. Dalam unggahannya, ia menggambarkan wilayah yang gelap dan masih terendam.

“Saya bersama tim @saveshildren_id berusaha menembus Aceh Tamiang lewat jalur darat,” tulisnya.

Tapi perjalanan mereka terpaksa berhenti di Seumadam. Air masih terlalu tinggi di sana. Jalan utama menuju Kuala Simpang dan Langsa pun belum bisa dilewati. Akses benar-benar terputus.

Di sisi lain, Najwa juga membagikan momen haru dari pengungsian. Ia merekam video para korban, terutama para ibu, yang sedang berjuang.

“Dari pengungsian korban banjir di Seumadam, para ibu menceritakan bagaimana mereka menyelamatkan diri, meninggalkan rumah yang kini tinggal puing,” ujarnya.

Memang, bantuan yang sampai masih sedikit sekali. Akses yang terbatas jadi kendala besar. Namun begitu, Najwa merasa terharu melihat ketabahan warga. Mereka tetap bertahan di tengah segala kekurangan. Bahkan, ada hal kecil yang menyentuh hatinya: anak-anak yang tetap bermain. Di tengah kondisi darurat itu, tawa mereka seperti secercah harapan yang tak mau padam.

Perjalanan berlanjut ke Besitang. Pemandangan di sana tak kalah memilukan. Rumah-rumah hancur berantakan. Najwa menyaksikan keluarga-keluarga berusaha membersihkan puing hanya dengan peralatan seadanya. Sungguh, kerja keras yang mengharukan.

“Akses yang belum sepenuhnya pulih membuat bantuan yang tiba masih sangat minim,” ungkapnya, menyoroti persoalan utama yang dihadapi.

Di usianya yang ke-48, Najwa menyadari bencana ini meninggalkan luka yang dalam. Tapi, ia justru melihat keteguhan yang luar biasa. Warga saling bahu-membahu, menunjukkan solidaritas yang kuat. Itulah kekuatan mereka di saat-saat terberat.

Melalui semua cerita ini, Najwa Shihab mengajak kita semua untuk tidak berhenti memperhatikan. Perhatian dan bantuan, sekecil apa pun, sangat dibutuhkan dan sangat berarti bagi saudara-saudara kita di Sumatera.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar