Tekanan itu akhirnya membuat Richard Lee angkat bicara. Melalui Instagram pada Selasa (2/12), ia memposting klarifikasi. Dalam unggahannya, ia menyertakan tangkapan layar komentar pedas seorang netizen, lalu membalasnya dengan panjang lebar.
Ia berargumen bahwa caranya membantu sah-sah saja. Intinya, bantuan itu harus sampai. Menurutnya, yang paling penting adalah niat tulus di balik aksi tersebut dan manfaat yang akhirnya diterima oleh mereka yang terdampak.
Sementara kontroversi ini berlangsung, gelombang solidaritas untuk Sumatra justru kian besar. Banyak artis dan publik figur lain yang turun tangan, baik dengan menggalang dana maupun terjun langsung ke lokasi bencana. Banjir besar yang melanda wilayah itu memang telah menyentuh hati banyak orang, memicu aksi-aksi sosial dari berbagai kalangan.
Jadi, apakah ini sekadar strategi pemasaran yang cerdas atau bentuk kepedulian yang berbeda? Tampaknya publik masih terbelah. Yang jelas, bencana di Sumatra telah membuka banyak percakapan, tidak hanya tentang solidaritas, tetapi juga tentang cara kita menyampaikannya.
Artikel Terkait
Insanul Fahmi Berupaya Pulihkan Rumah Tangga, Minta Kepastian dari Mawa
Doktif Tantang Keadilan Hukum: Saya Lawan Mafia Skincare, Bukan Orang Per Orang
Jonathan Frizzy dan Ririn Dwi Ariyanti: Coming Soon New Chapter Usai Masa Kelam
Kisah Aurelie Buka Luka Lama Jessica Iskandar: Aku Juga Pernah Alami di Masa Kecil