Klinik Athena Copot Inara Rusli Usai Laporan Pelakor dan Video CCTV

- Senin, 01 Desember 2025 | 17:20 WIB
Klinik Athena Copot Inara Rusli Usai Laporan Pelakor dan Video CCTV

Skandal CCTV 2 Jam dan Tudingan Pelakor: Inara Rusli Akhirnya Dicopot Jadi Brand Ambassador?

Gara-gara video CCTV berdurasi dua jam, nama Inara Rusli kini jadi sorotan. Ia dilaporkan ke polisi oleh Wardatina Mawa, istri sah dari Insanul Fahmi, dengan tuduhan perzinaan. Barang bukti utamanya ya rekaman kamera pengawas itu.

Nah, buntutnya langsung terasa. Inara harus rela dilepas dari posisinya sebagai brand ambassador sebuah klinik kecantikan ternama. Klinik milik Richard Lee itu mengambil langkah tegas.

Lewat unggahan Instagram resmi, Klinik Kecantikan Athena mengeluarkan pernyataan yang cukup jelas.

"Dengan ini kami informasikan bahwa sejak akhir tahun 2024, Saudari Inara Rusli sudah tidak lagi menjabat sebagai Brand Ambassador, serta tidak memiliki kerja sama dalam bentuk apa pun dengan Klinik Kecantikan Athena," bunyi pernyataan tersebut.

Manajemen pun menegaskan posisi brand ambassador.

"Status ini bersifat permanen dan tidak digantikan, posisi yang sejak awal telah ditetapkan secara eksklusif sejak awal berdirinya Athena Group. Dalam menjalankan komitmen kami, Athena selalu berada di garda terdepan untuk mendukung istri sah," jelasnya.

Tak cuma itu, pernyataan itu ditutup dengan penegasan nilai. "Athena akan selalu konsisten mendukung nilai-nilai yang baik, termasuk keberpihakan pada istri sah, serta menghadirkan perawatan berkualitas untuk memberdayakan setiap wanita," pungkas mereka.

Laporan polisi terhadap Inara sendiri sudah resmi dilayangkan pada 22 November 2025 ke Polda Metro Jaya. Wardatina Mawa, dengan ditemani pengacaranya, melaporkan Inara terkait hubungannya dengan Insanul Fahmi. Dua jam rekaman CCTV jadi senjata utama dalam laporan itu.

Saat ini, polisi masih mendalami kasus ini. Penyidik berencana memanggil sejumlah saksi untuk menguak kebenaran di balik video yang jadi pangkal keributan ini.

Di sisi lain, Inara Rusli tidak tinggal diam. Melalui kuasa hukumnya, ia malah melayangkan laporan balik ke Bareskrim Polri. Fokusnya pada penyebaran rekaman CCTV di rumahnya yang dinilai ilegal.

Inara menuding rekaman itu didapat dan disebar secara tidak sah. Ia juga menyebut mantan suaminya, Virgoun, tahu soal akses ke CCTV tersebut, dan menuntut pertanggungjawaban semua pihak yang terlibat dalam penyebaran video itu.

Kasus ini masih berliku. Sementara publik menunggu perkembangan hukum, dampak sosialnya sudah terlihat jelas: reputasi yang tercoreng dan kontrak kerja yang putus di tengah jalan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar