Nana Eks After School Dinyatakan Tak Bersalah Usai Hadapi Perampok di Rumahnya
Kejadian itu benar-benar mengagetkan. Nana, mantan personel After School, tiba-tiba menjadi sorotan setelah terlibat bentrokan fisik dengan seorang perampok yang menyatroni kediamannya. Insiden yang terjadi pada 15 November 2025 itu juga melibatkan ibu artis tersebut, menciptakan situasi yang mencekam di pagi buta.
Menurut keterangan polisi, semuanya berawal sekitar pukul enam pagi di kawasan Acheon-dong, Guri. Seorang pria bersenjata tajam berhasil memasuki rumah Nana dengan memanfaatkan tangga untuk mencapai balkon. Yang membuatnya mudah masuk pintu balkon ternyata tidak dikunci.
Begitu berada di dalam, pelaku langsung berhadapan dengan ibu Nana. Adu fisik pun tak terhindarkan. Konon, pria itu sampai mencekik sang ibu.
Nana yang mendengar teriakan ibunya segera bertindak. Dengan sigap, dia melumpuhkan si perampok sebelum menelepon polisi. Dalam keributan itu, pelaku mengalami luka di dagu akibat senjata tajam yang justru dia bawa sendiri.
Setelah melalui penyelidikan, pada 22 November 2025, kepolisian akhirnya menyatakan Nana dan ibunya tidak bersalah. Luka yang dialami pelaku dinilai sebagai konsekuensi wajar dari upaya membela diri.
"Melihat situasinya, kami memutuskan bahwa aksi korban bisa dinilai sebagai tindakan bela diri, jadi tidak ada dakwaan terhadap mereka,"
jelas pihak kepolisian kepada media.
Pelaku, seorang pria berusia sekitar 30 tahun, kini telah diamankan. Dia menghadapi tuntutan perampokan dan penyerangan. Sementara proses peradilannya masih terus berjalan, Nana dan keluarganya bisa sedikit lega karena status hukum mereka sudah jelas.
Artikel Terkait
Pengacara Nilai Permintaan Maaf Sarwendah Tak Tulus karena Tak Langsung Ditujukan ke Ruben Onsu
Aurel Hermansyah Ungkap Hari Terburuk Jadi Ibu Usai Putrinya Azura Jatuh dari Tangga dan Dirawat di RS
Surya Saputra Laporkan Akun Palsu di X yang Catut Namanya untuk Sebar Ujaran Kebencian, Ternyata Penggemar Arya Saloka
Aktor China Jin Ze Meninggal Dunia di Usia 33 Tahun, Agensi Minta Publik Hormati Privasi Keluarga