Maka dari itu, melalui pengacaranya, Ammar berharap Irish Bella bersedia membuka akses komunikasi. Tak perlu muluk-muluk, setidaknya dia bisa mendengar celoteh anak-anaknya lewat sambungan telepon.
"Jadi ya kita mohon jugalah ke pihaknya mantan istrinya Ammar untuk bisa berhubungan. Kan bisa kita fasilitasi anaknya, mungkin minimal Ammar bisa mendengar suaranya," ujar Jon Mathias.
Di sisi lain, Jon sebagai penasihat hukum menyatakan akan segera mengambil langkah untuk menghubungi pihak Irish Bella. Upaya ini dinilainya cukup realistis mengingat Ammar sudah menjalani masa tahanan lebih dari satu bulan.
"Sementara bisa aja kan, itu melalui ya pengacara, menghubungi ke sana. Kan kita punya akses. Nanti juga kan bisa dibuka juga aksesnya. Hubungan keluarga kan nanti akan dibuka karena Ammar sudah melebihi satu bulan ya," pungkasnya.
Memang, jalan yang harus ditempuh Ammar masih panjang. Terlebih, dia kini menghadapi dakwaan berlapis dari JPU. Dakwaan primer menjeratnya dengan Pasal 114 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) tentang jual beli atau menjadi perantara narkotika. Sementara dakwaan subsidairnya adalah Pasal 112 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang kepemilikan narkoba. Berat memang. Tapi di tengah semua itu, yang paling dia khawatirkan justru hubungannya dengan anak-anak yang semakin renggang setiap harinya.
Artikel Terkait
Perfect Crown Raih Rating Perdana 7,8%, Jadi Drama Jumat-Sabtu MBC Terbaik Ketiga
Michelle Ashley Ungkap Alasan Jauh dari Pinkan Mambo demi Kesehatan Mental
Serial Animasi KIKO Season 4 Tayang Perdana di RCTI, Usung Cerita Baru di Neo Asri
Haldy Sabri Protes Ammar Zoni Bawa-bawa Nama Irish Bella dalam Pleidoi Narkoba