Ledakan Rating Dynamite Kiss Pecahkan Rekor, Kisah Ciuman di Jeju Bikin Penonton Histeris

- Kamis, 20 November 2025 | 17:50 WIB
Ledakan Rating Dynamite Kiss Pecahkan Rekor, Kisah Ciuman di Jeju Bikin Penonton Histeris

Rating Meledak! 'Dynamite Kiss' Tembus Rekor Baru

Kalau lagi ramai dibicarakan, pasti ada alasannya. Itulah yang terjadi dengan drama Korea terbaru SBS, Dynamite Kiss. Tayang setiap Rabu dan Kamis, drama ini tiba-tiba jadi buah bibir.

Buktinya? Episode ketiga yang tayang Rabu (19/11) kemarin benar-benar meledak. Menurut data Nielsen Korea, episode tersebut berhasil meraih rating penonton nasional rata-rata 5,3 persen. Naik signifikan, lho, dari episode sebelumnya yang cuma 4,0 persen. Kenaikan 1,3 persen ini bukan main.

Buat drama yang dibintangi Jang Ki Yong dan Ahn Eun Jin ini, angka itu sekaligus memecahkan rekor pribadi mereka sendiri. Sejauh ini, itu yang tertinggi.

Lalu, apa sih cerita Dynamite Kiss sebenarnya? Intinya, ini drama romantis komedi yang kisah cintanya... ya, seperti judulnya, semeledak dinamit. Semuanya berawal dari pertemuan tak terduga di Pulau Jeju. Go Da Rim (Ahn Eun Jin), yang tak sengaja ketemu mantan pacarnya, spontan saja pura-pura pacaran dengan pria tak dikenal di sampingnya, Gong Ji Hyuk (Jang Ki Yong). Padahal, mereka baru pertama kali bertemu!

Sandiwara itu berlanjut seharian penuh. Dan berakhir dengan sebuah ciuman yang bikin Ji Hyuk, seorang yang tak percaya cinta, jadi goyah. Tapi, keesokan harinya, Da Rim sudah raib.

Namun begitu, takdir punya caranya sendiri. Mereka akhirnya bertemu lagi, kali ini sebagai rekan kerja di perusahaan yang sama sepulang dari Jeju. Di sinilah kekacauan dimulai. Da Rim, yang ingin diterima di perusahaan perlengkapan bayi milik Ji Hyuk, nekat berpura-pura sudah menikah dan punya balita.

Salah paham pun tak terelakkan. Ji Hyuk awalnya histeris dibuatnya. Tapi lama-lama, perhatiannya justru tertuju pada Da Rim. Hingga akhirnya, tanpa disangka, ia jatuh hati. Kisah mereka penuh kejutan dan momen yang bikin deg-degan, persis seperti ledakan dinamit yang menggugah para penontonnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar