Lebih dari sekadar klarifikasi, Nathalie membagikan visi spiritualnya ke depan. Ia menyatakan keinginan kuat untuk melaksanakan ibadah umrah bersama keluarga inti, anak, dan karyawan yang telah setia mendampinginya selama delapan tahun.
"Benar dan satu sih ya sebenarnya wish aku pingin umrah sama adik-adik, sama anak, sama karyawan yang selama 8 tahun ikut sama aku jadi aku ingin ajak mereka semua gitu," tuturnya.
Dalam percakapan yang mendalam, Nathalie tidak menyembunyikan kerinduannya pada hijab. Ketika ditanya Ivan Gunawan mengenai kemungkinan kembali berhijab, ia menjawab dengan penuh keyakinan: "Pasti, suatu saat pasti."
Perjalanan spiritual Nathalie ternyata tidak lepas dari tantangan. Ia mengaku mengalami dilema berat antara mempertahankan identitas religius dan tuntutan ekonomi sebagai tulang punggung keluarga.
"Aku minta maaf juga sama Allah dan mungkin ini jalannya semoga yang di Atas juga ngerti ya, Kak. Karena ya memang kerjaan aku pas masih hijab itu kemarin-kemarin sempat banyak terus makin lama agak sepi gitu," ungkapnya dengan nada mengharukan.
Poin Penting: Pernyataan Nathalie Holscher ini tidak hanya mengklarifikasi posisi keagamaannya tetapi juga memberikan perspektif tentang dinamika kehidupan spiritual di tengah tuntutan profesional dan tanggung jawab sebagai ibu. Komitmennya untuk tetap istiqomah dalam salat dan rencana umrah menjadi penanda kuat akan keseriusannya mempertahankan identitas keislaman.
Artikel Terkait
Inara Rusli Terpisah dari Anak, Mertua Beri Syarat Tegas
Haru dan Bahagia Warnai Siraman Darma Mangkuluhur, Cucu Soeharto
Sakina Tama: Jejak Karier Mandiri di Balik Sorotan Sang Ayah
Gugatan Rp7 Miliar Ressa ke Denada, Psikologis Penggugat Dikabarkan Terganggu