Langit 2026: Gerhana Matahari Tak Tampak, Gerhana Bulan Masih Berpeluang

- Minggu, 11 Januari 2026 | 15:10 WIB
Langit 2026: Gerhana Matahari Tak Tampak, Gerhana Bulan Masih Berpeluang

Setiap kali gerhana muncul, entah itu matahari atau bulan, rasanya selalu ada magnet tersendiri yang menarik perhatian kita. Tahun 2026 nanti, langit bakal dihiasi beberapa peristiwa semacam itu. Pertanyaannya, kapan tepatnya dan bisakah kita saksikan dari sini?

Nah, berikut ini rundungan jadwalnya, yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya seperti NASA dan BMKG. Simak baik-baik, ya.

Gerhana Matahari Cincin, 17 Februari 2026

Tanggal 17 Februari 2026 nanti, Bulan akan melintas di depan Matahari. Tapi, ia takkan sepenuhnya menutupinya. Hasilnya? Sebuah cincin api yang spektakuler akan terlihat di langit.

Sayangnya, pemandangan menakjubkan ini cuma buat mereka yang berada di Antarktika. Beberapa wilayah lain mungkin cuma kebagian gerhana sebagian. Untuk kita di Indonesia? Sepertinya harus gigit jari. Peristiwa ini sama sekali tidak terlihat dari wilayah Nusantara.

Gerhana Bulan Total, 3 Maret 2026

Tak lama setelahnya, giliran Bulan yang masuk bayangan Bumi. Pada 3 Maret 2026, gerhana bulan total akan terjadi. Bulan akan berubah warna menjadi kemerahan gelap, sebuah pemandangan yang sering dijuluki 'blood moon'.

Fenomena ini rencananya bisa disaksikan dari kawasan Asia dan Australia. Tapi, bagaimana dengan Indonesia? Menurut BMKG, kemungkinan melihatnya ada, tapi sangat tergantung pada posisi Bulan dan tentu saja, kondisi langit saat itu. Bisa jadi cerah, bisa juga tertutup awan.


Halaman:

Komentar