Musk sedang dalam posisi mendekati pencapaian sejarah sebagai triliuner pertama setelah Tesla menyetujui paket kompensasi ekstensif yang berpotensi memberinya hak atas saham senilai hampir USD 1 triliun, tergantung pencapaian target kinerja perusahaan dalam sepuluh tahun ke depan.
Eilish sebelumnya telah menunjukkan konsistensi dalam mengkritik para miliarder, termasuk saat tampil di Wall Street Journal Innovator Awards 2025. Pada kesempatan itu, penyanyi "What Was I Made For?" tersebut berkomitmen menyumbangkan USD 11,5 juta dari pendapatan tur konsernya untuk organisasi amal.
Di hadapan audiens yang termasuk para miliarder terkemuka seperti Mark Zuckerberg, Eilish menyampaikan pidato berisi seruan untuk lebih berempati dan menggunakan kekayaan secara bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa dunia sedang mengalami masa-masa sulit yang memerlukan solidaritas dan aksi nyata.
"Saat ini kita berada di masa di mana dunia sedang sangat buruk dan gelap, dan orang-orang membutuhkan empati dan bantuan lebih dari sebelumnya, terutama di negara kita," tegas Eilish dalam sambutannya.
Mengakhiri pidatonya, Eilish menyampaikan teguran halus namun bermakna dalam kepada para miliarder yang hadir: "Saya sayang kalian semua, tapi ada beberapa orang di sini yang punya uang jauh lebih banyak daripada saya... dan kalau kalian miliarder, kenapa kalian jadi miliarder? Bagi-bagi uang kalian, dasar pendek."
Di tengah kontroversi yang terus berkembang, Billie Eilish tetap melanjutkan rangkaian tur Amerika Utara 'Hit Me Hard And Soft' yang dijadwalkan berakhir akhir pekan ini. Album terbarunya dengan judul sama telah menerima pujian kritis, menampilkan kedalaman musikal dan emosional yang dianggap sebagai salah karya terbaik dalam perjalanan kariernya.
Artikel Terkait
Perfect Crown Raih Rating Perdana 7,8%, Jadi Drama Jumat-Sabtu MBC Terbaik Ketiga
Michelle Ashley Ungkap Alasan Jauh dari Pinkan Mambo demi Kesehatan Mental
Serial Animasi KIKO Season 4 Tayang Perdana di RCTI, Usung Cerita Baru di Neo Asri
Haldy Sabri Protes Ammar Zoni Bawa-bawa Nama Irish Bella dalam Pleidoi Narkoba