Pakubuwono XIV Naik Tahta, Janji Pimpin Keraton Solo Berlandaskan Syariat Islam

- Minggu, 16 November 2025 | 11:45 WIB
Pakubuwono XIV Naik Tahta, Janji Pimpin Keraton Solo Berlandaskan Syariat Islam

Pesan Khusus untuk Abdi Dalem dan Keluarga Keraton

Dalam sabdanya, Pakubuwono XIV juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh abdi dalem, putra-putri dalem, para sentana dalem, dan masyarakat luas. Beliau mengimbau semua pihak untuk menjalankan tugas dan kewajiban masing-masing dengan sungguh-sungguh.

Tujuan dari seruan ini adalah untuk bersama-sama menghidupkan kembali kejayaan dan kemuliaan Keraton Surakarta Hadiningrat. Pesan ini disampaikan untuk memastikan bahwa nilai-nilai luhur dan tradisi keraton tetap hidup dan relevan.

Prosesi Penobatan yang Khidmat

Rangkaian upacara penobatan atau Jumenengan Dalem Nata Binayangkare berlangsung penuh dengan nuansa sakral dan tradisi. Prosesi dimulai dari Ndalem Prabasuyasa, kemudian berlanjut ke area Kamandungan, dan mencapai puncaknya di Siti Hinggil atau Bangsal Manguntur Takil.

Acara yang dihadiri oleh keluarga keraton, para sentana, dan abdi dalem ini juga disaksikan oleh sejumlah tokoh masyarakat dan pemuka di Kota Solo. Kehadiran mereka menandakan dukungan dan penghormatan terhadap institusi keraton serta kepemimpinan Pakubuwono XIV yang baru.

Dengan dilantiknya Hamengkunegoro sebagai Pakubuwono XIV, Keraton Surakarta memasuki babak baru kepemimpinan yang berjanji memadukan nilai-nilai keislaman, kelestarian budaya, dan kesetiaan pada bangsa Indonesia.


Halaman:

Komentar