Ignacia Fernandez, Vokalis Death Metal yang Menang Miss World Chile 2025, Pecahkan Stereotip

- Jumat, 14 November 2025 | 14:10 WIB
Ignacia Fernandez, Vokalis Death Metal yang Menang Miss World Chile 2025, Pecahkan Stereotip

Ignacia Fernandez, Vokalis Death Metal yang Menang Miss World Chile 2025

Ignacia Fernandez berhasil menjuarai Miss World Chile 2025 dengan membawakan penampilan death metal yang mengejutkan juri dan penonton. Kontestan berusia 27 tahun ini membuktikan bahwa bakat musik ekstrem tidak menghalangi kesuksesan di ajang kecantikan bergengsi.

Sebagai vokalis band death metal Decessus, Fernandez sudah dikenal publik melalui penampilan viralnya di kompetisi pencarian bakat. Di malam final Miss World Chile, ia tampil bersama gitaris Carlos Palma dengan membawakan lagu death metal yang menjadi ciri khasnya.

Melalui akun Instagram pribadinya, Fernandez mengungkapkan filosofi dibalik keputusannya tampil dengan genre musik tersebut. "Metal merupakan bagian fundamental dari identitas dan kehidupan saya: menjadi tempat perlindungan, sumber kekuatan, serta tujuan hidup," tulisnya.

Penampilan death metal di televisi nasional disebut Fernandez sebagai pencapaian yang sangat berarti. Ia menyatakan pengalaman ini membuktikan bahwa batasan stereotip dapat dihancurkan dengan keaslian dan keberanian.

Kemenangan Fernandez di Miss World Chile 2025 mengantarkannya menjadi perwakilan resmi Chile di kompetisi Miss World internasional tahun depan. Dalam pernyataan kemenangannya, ia berkomitmen untuk membawa nama Chile dengan semangat dan kerja keras maksimal.

Selain berkarier di dunia modeling dan kontes kecantikan, Fernandez aktif mengembangkan band Decessus yang didirikannya tahun 2020. Band ini telah merilis beberapa single termasuk "Dark Flames" dan pernah menjadi pembuka untuk grup metal internasional seperti Insomnium, Jinjer, dan Epica.

Kisah sukses Fernandez menunjukkan bagaimana passion terhadap musik ekstrem dapat berjalan beriringan dengan prestasi di dunia kecantikan, menginspirasi generasi muda untuk tetap autentik mengikuti jalannya masing-masing.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar