Konsumsi rokok terbukti menyebabkan berbagai jenis kanker mematikan, termasuk:
- Kanker paru-paru
- Kanker mulut dan tenggorokan
- Kanker kerongkongan
- Kanker kandung kemih
- Kanker pankreas
- Kanker ginjal
- Kanker serviks
- Leukemia (kanker darah)
Bahaya Rokok bagi Perokok Pasif
Data WHO menunjukkan 1,2 juta kematian per tahun terjadi pada perokok pasif. Anak-anak, ibu hamil, dan lansia merupakan kelompok paling rentan terhadap paparan asap rokok di lingkungan rumah dan publik.
Faktor Risiko Kanker Akibat Rokok
Risiko kanker meningkat seiring dengan durasi dan intensitas kebiasaan merokok. Efek kerusakan bersifat kumulatif - semakin lama seseorang merokok dan semakin banyak rokok yang diisap per hari, semakin besar risiko berkembangnya kanker.
Yayasan Kanker Indonesia mengajak seluruh masyarakat untuk merujuk pada data medis dan ilmiah yang telah membuktikan hubungan langsung antara rokok dengan penyakit kanker dan kematian dini.
Artikel Terkait
Hasil SNBP 2026 Diumumkan Besok, 31 Maret, untuk 806 Ribu Peserta
Kulit Kusam Usai Liburan? Ini Tips Sederhana untuk Mengembalikan Kecerahannya
PP TUNAS Resmi Berlaku, Anak di Bawah 13 Tahun Dilarang Buka Medsos
Hasil SNBP 2026 Diumumkan Serentak 31 Maret