Rachel Vennya Kecam Okin Soal Rumah yang Diklaim untuk Anak, Tak Ada Perjanjian Tertulis

- Minggu, 05 April 2026 | 06:30 WIB
Rachel Vennya Kecam Okin Soal Rumah yang Diklaim untuk Anak, Tak Ada Perjanjian Tertulis

JAKARTA – Sorotan publik kembali tertuju pada Rachel Vennya dan Okin, mantan suaminya. Kali ini, pemicunya adalah sebuah rumah yang katanya diperuntukkan bagi anak mereka, Xabiru Oshe Al Hakim. Polemik ini langsung memanas di media sosial.

Rachel tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Unggahannya di platform daring langsung diserbu warganet. Banyak yang bersimpati, tapi tak sedikit pula yang mengernyitkan dahi, mempertanyakan sisi legalitas dari seluruh kisruh ini. Lantas, apa sebenarnya yang terjadi?

Berikut beberapa fakta yang berhasil dirangkum dari gelombang perbincangan yang ramai itu.

Rumah Itu Diklaim Sebagai Hak Anak

Inti masalahnya ada pada satu properti. Bagi Rachel, rumah tersebut bukan sekadar bangunan biasa. Ia menegaskan bahwa itu adalah bentuk pemenuhan hak anak mereka dan tanggung jawab Okin sebagai seorang ayah. Bukan aset yang bisa begitu saja diobral.

Cuma Janji Lisan, Tak Ada Hitam di Atas Putih

Di sinilah masalahnya mulai runyam. Meski konon ada kesepakatan, Rachel mengungkapkan bahwa tidak pernah ada perjanjian tertulis yang mengikat soal rumah itu. Artinya, secara hukum, kepemilikan masih sepenuhnya di tangan Okin. Dan itu artinya, ia punya hak penuh untuk menjualnya kapan saja.

Rachel Sudah Keluar Kocek untuk Renovasi

Ini yang bikin banyak orang manggut-manggut. Rachel mengaku sudah mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk merenovasi tempat itu. Kondisi awalnya disebut tidak layak huni. Usaha dan biaya yang sudah ia keluarkan itulah yang kemudian menciptakan ikatan emosional, membuatnya merasa punya hak moral atas rumah tersebut.

Rekaman CCTV yang Bikin Merinding

Nah, ini yang benar-benar bikin suasana jadi makin tegang. Konflik memuncak setelah Rachel menemukan aktivitas mencurigakan. Lewat rekaman CCTV yang ia sebarkan, terlihat orang-orang tak dikenal datang dan melakukan pengukuran di sekitar rumah.

“Ini buktinya,” kira-kira begitu nada unggahannya. Rekaman itu langsung viral. Publik pun berspekulasi: jangan-jangan rumah itu sedang disiapkan untuk dijual, tanpa Rachel tahu apa-apa.

Konflik Melebar, Keluarga Pun Turun Tangan

Perseteruan ini rupanya tak bisa dibendung. Keluarga dari kedua belah pihak akhirnya ikut angkat bicara di media sosial. Komentar-komentar mereka justru membuat suasana semakin keruh. Apa yang awalnya tampak seperti sengketa properti, kini berubah jadi drama keluarga yang dipentaskan di depan publik.

Hingga detik ini, belum ada tanda-tanda perdamaian. Rachel bilang ia ikhlas jika rumah itu benar dijual. Tapi, dari nada bicaranya, kekecewaan yang mendalam tetap terasa. Kedua pihak masih bersikukuh pada posisinya masing-masing, sementara netizen terus menunggu kelanjutan ceritanya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar