Ia juga punya film kultus sendiri, lho. Judulnya "Psycho Beach Party", sebuah adaptasi dari naskah teater Charles Busch yang menghadirkan nuansa film pantai era 60-an dengan sentuhan khas. Bagi penggemar genre tertentu, film ini cukup punya tempat.
Sayangnya, di balik sorotan lampu, hidup Brendon kerap diwarnai masalah. Isu kesehatan mental dan penyalahgunaan zat beberapa kali menyeretnya ke ranah hukum di awal dekade 2020-an. Keluarga mengakui hal itu. Tapi mereka juga menekankan, dalam tahun-tahun terakhir, Brendon aktif menjalani pengobatan dan terlihat lebih optimis menatap hari depan.
“Mereka yang benar-benar mengenalnya tahu bahwa karya seninya adalah cerminan paling jujur dari dirinya,” tambah pernyataan keluarga itu.
Kini, setelah kepergiannya, keluarga meminta satu hal: ruang untuk berduka. “Kami mohon privasi selama masa berduka ini, sambil mengenang hidupnya yang penuh semangat, imajinasi, dan ketulusan.”
Selamat jalan, Nick. Terima kasih untuk semua tawa dan kenangan yang kau tinggalkan di layar.
Artikel Terkait
Kemenag Tetapkan Idul Fitri 2026, Ini Tata Cara dan Bacaan Takbir Sholat
Shireen Sungkar Wakafkan Sumur di Gunung Kidul Atas Nama Vidi Aldiano
Kreator Konten Prank Jadi Debt Collector Pinjol Ilegal, Tawarkan Bunga 50 Persen
Kuasa Hukum Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV, Tapi Bantah Isinya Perzinaan