Subhanallah Wabihamdihi Subhanallahil Adzim.
"Maha Suci Allah dengan segala puji bagi-Nya, Maha Suci Allah yang Maha Agung."
Nah, untuk rakaat kedua, takbirnya lima kali. Bacaan arab dan latinnya sama persis dengan di rakaat pertama. Begitu juga pilihan bacaan tasbih pendeknya.
Bagaimana tata cara lengkapnya?
Sholat Id dikerjakan dua rakaat di waktu dhuha. Kalau kelewat dan mau mengqadha, waktunya esok harinya saat dhuha juga. Uniknya, sholat ini tak diawali azan atau iqamah. Biasanya, yang dikumandangkan adalah seruan “ash-sholaatu jaami’ah”.
Pertama-tama, tentu baca niat dulu. Setelah takbiratul ihram dan doa iftitah, barulah masuk ke tujuh kali takbir tadi. Di antara tiap takbir, bisa diselingi bacaan pendek yang sudah disebutkan.
Kemudian, baca Al-Fatihah. Disunahkan lanjut dengan Surat Qaf atau Al-A’la di rakaat pertama. Lalu rukuk, sujud, dan seterusnya seperti sholat biasa.
Pada rakaat kedua, sebelum Al-Fatihah, lakukan takbir lima kali. Setelahnya, baca Al-Fatihah dan disunahkan Surat Al-Ghasyiyah. Lanjutkan hingga salam.
Usai salam, jangan buru-buru pergi. Disunnahkan untuk mendengarkan khutbah. Khutbahnya tak perlu berpanjang-panjang, yang penting memenuhi rukunnya: baca hamdalah, shalawat, ayat Al-Qur'an, wasiat takwa, dan doa mohon ampunan. Begitu juga untuk khutbah kedua.
Demikianlah ulasan seputar bacaan takbir dan tata cara sholat Idul Fitri. Semoga bermanfaat untuk menyempurnakan ibadah di hari yang fitri nanti.
Wallahu a'lam bish-shawab.
Artikel Terkait
Shireen Sungkar Wakafkan Sumur di Gunung Kidul Atas Nama Vidi Aldiano
Kreator Konten Prank Jadi Debt Collector Pinjol Ilegal, Tawarkan Bunga 50 Persen
Kuasa Hukum Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV, Tapi Bantah Isinya Perzinaan
Hotel di Rest Area Trans Jawa Siap Layani Pemudik yang Butuh Istirahat